Sunday, March 19, 2017

KAMPOENG JAZZ BERSAMA KAHITNA

Hallo pencinta Kampoeng Jazz….!!!!
International Kampoeng Jazz adalah acara tahunan yang diadakan oleh Fakultas Hukum UNPAD Bandung. Acara ini sudah sangatlah harum namanya di blantika musik tanah air bahkan sampai ke luar negeri. Artis dan musisi yang mengisi acara ini pun merupakan artis dan musisi ternama dari dalam negeri maupun dari luar negeri. Buat saya pribadi sebagai pencinta fotografi, saya bisa menikmati alunan musik sekaligus memotret. Saya merasa sangat antusias karena bisa mendapatkan foto-foto indah dengan tata cahaya yang sangat memukau.
Setelah sebelumnya sudah sempat saya share beberapa artis dan band yang sempat mengisi acara di Kampoeng Jazz, kali ini saya ingin bercerita sedikit tentang salah satu bandnya yang juga mengisi acara di Kampoeng Jazz yaitu Kahitna.
Kahitna adalah sebuah band yang berasal dari kota Bandung yang dibentuk pada tanggal 24 Juni 1986. Group band yang dimotori oleh Yovie Widianto ini kerap mengusung tema cinta dalam setiap lagunya. Group band ini terbilang mempunyai kekuatan pada aransemen musiknya yang terbilang orosinil dengan memadukan beberapa unsur musik seperti jazz, pop, fusion, latin, dan bahkan etnik.

Kahitna Band beranggotakan Sembilan personel
  • ·         Hedi Yunus (vocal)
  • ·         Carlo Saba (vocal)
  • ·         Mario Ginanjar (vocal)
  • ·         Yovie Widianto (piano)
  • ·         Dody IS (bass)
  • ·         Harry Suhardiman (percussion)
  • ·         Budiana (drum)
  • ·         Andrie Bayuadjie (gitar)
  • ·         Bambang Purwono (keyboard)

Dalam karir bermusiknya, Kahitna sudah beberapa kali mengeluarkan album
  • ·         Cerita Cinta (1994)
  • ·         Cantik (1996)
  • ·         Sampai Nanti (1998)
  • ·         Permaisuriku (2000)
  • ·         Cinta Sudah Lewat (2003)
  • ·         Soulmatate (2006)
  • ·         Lebih Dari Sekedar Cantik (2010)
  • ·         Rahasia Cinta (2016)
  • ·         Album Kompilasi “The Best of Kahitna” (2002)
  • ·         Album Kompilasi “Cerita Cinta 25 Tahun Kahitna” (2011)

Berikut saya share beberapa foto Kahitna sewaktu tampil di acara Kampoeng Jazz di Kampus UNPAD Bandung.










Saturday, March 18, 2017

KAMPOENG JAZZ BERSAMA BEBEN JAZZ & FRIENDS

Hallo pencinta Kampoeng Jazz….!!!!
International Kampoeng Jazz adalah acara tahunan yang diadakan oleh Fakultas Hukum UNPAD Bandung. Acara ini sudah sangatlah harum namanya di blantika musik tanah air bahkan sampai ke luar negeri. Artis dan musisi yang mengisi acara ini pun merupakan artis dan musisi ternama dari dalam negeri maupun dari luar negeri. Buat saya pribadi sebagai pencinta fotografi, saya bisa menikmati alunan musik sekaligus memotret. Saya merasa sangat antusias karena bisa mendapatkan foto-foto indah dengan tata cahaya yang sangat memukau.
Setelah sebelumnya sudah sempat saya share beberapa artis dan band yang sempat mengisi acara di Kampoeng Jazz, kali ini saya ingin bercerita sedikit tentang salah seorang aktifis jazz Indonesia bersama bandnya yang juga mengisi acara di Kampoeng Jazz yaitu Beben Jazz & Friends.

Beben Supendi Mulyana atau yang lebih akrab di sapa Beben Jazz lahir di Jakarta 2 Februari 1967. Beben Jazz merupakan seorang aktifis jazz sekaligus penyanyi dan gitaris jazz yang merupakan pendiri Komunitas Jazz Kemayoran atau KJK. Keseriusan dalam dunia jazz terlihat ketika seorang Beben memutuskan untuk berhenti dari pekerjaannya sebagai karyawan di salah satu bank swasta dan focus di dunia jazz. Total dalam dunia jazz bukan berarti seorang Beben Jazz berhenti belajar dari orang-orang yang dianggap senior di bidang jazz. Beben pernah belajar dengan Oele Pattiselano yang merupakan seorang gitaris swing ternama Indonesia, sempat menimba ilmu di gitar klasik di Vidi Vici Jakarta, mengikuti workshop gitaris internasional seperti Mike Stern, Frank Gambele, Katzumi Watanabe.

Selain mendirikan KJK, Beben juga membentuk sebuah event organizer “Beben Jazz Management” dimana Beben Jazz mengelola dan menghimpun para group dan pencinta jazz tanah air agar semakin matang dan tak jarang group-group band ini tampil di event-event jazz tanah air. Bukan Beben Jazz namanya kalau tidak berinovasi di musik jazz, Beben juga menjabat sebagai pemimpin redaksi sebuah majalah musik “Sound Up”, sebagai nara sumber di Trijaya FM yang membahasa mengenai musik jazz, sampai menjadi dosen di Universitas pelita harapan di fakultas seni.

Ditengah kesibukan yang bisa dibilang super padat, Beben Jazz juga sering mengadakan seminar atau workshop yang bertajuk jazz dimana Beben Jazz selalu berbagi pengalamannya dengan para pencinta jazz tanah air.

Selain sebagai pembicara di seminar yang diadakannya, Beben bersama group bandnya “Beben Jazz & Friends” selalu tampil di event-event jazz Indonesia seperti Java Jazz, Jak Jazz, Bali Jazz Festival, Jazz goes to Campus, Pasar jazz GKJ, termasuk International Kampoeng jazz yang diadakan oleh Fakultas Hukum UNPAD Bandung.


Keramahan dan suka berbagi cerita terlihat ketika saya berkesempatan betemu langsung dan ngobrol dengan Beben Jazz yang sewaktu menghadiri press conference acara International Kampoeng jazz di Ball room hotel Sheraton Bandung. Saya pun sempat berfoto bersama dan mengabadikan beberpa foto ketika Beben Jazz & Friends tampil di acara International kampoeng jazz yang bertempat di kampus UNPAD Bandung. 













  

Thursday, March 16, 2017

KAMPOENG JAZZ BERSAMA DRIED CASSAVA

International Kampoeng Jazz adalah acara tahunan yang diadakan oleh Fakultas Hukum UNPAD Bandung. Acara ini sudah sangatlah harum namanya di blantika musik tanah air bahkan sampai ke luar negeri. Artis dan musisi yang mengisi acara ini pun merupakan artis dan musisi ternama dari dalam negeri maupun dari luar negeri. Buat saya pribadi sebagai pencinta fotografi, saya bisa menikmati alunan musik sekaligus memotret. Saya merasa sangat antusias karena bisa mendapatkan foto-foto indah dengan tata cahaya yang sangat memukau.

Setelah sebelumnya sudah sempat saya share beberapa artis dan band yang sempat mengisi acara di Kampoeng Jazz, kali ini saya ingin bercerita sedikit tentang salah satu band asal Jakarta yaitu Dried Cassava

Dried Cassava adalah salah satu band yang berasal dari Jakarta yang beraliran alternative rock yang sangat kental dengan unsur blues dan funk. Band ini beranggotakan empat personel yaitu Baskoro Adhi Juwono (gitar dan vokal), Kago Mahardono (drum), Bana Drestanta (bass), dan Nandie Daniel Febryan (gitar). Keempat personel ini bertemu dan mulai bermusik bersama karena berasala dari sekolah (SMA) yang sama. Berawal dari Abas (sapaan akrab Baskoro Adhi Juwono) dan Nandie yang sering bermain musik akustik dan akhirnya mereka mengajak Kago dan Bana untuk membentuk Band. Pada awal terbentuk di sekitar tahun 2005, Dried Cassava sendiri memainkan lagu-lagu dari band-band ternama dunia seperti Rage Againts the machine, Inclubus, dan Radiohead. Dried Cassava juga pernah beberapa kali mengikuti kompetisi musik hingga akhirnya memutuskan untuk membuat lagu sendiri. Perjuangan untuk membuat lagu sendiri pun terwujud dengan debut album pertama mereka yang bertajuk Mind Thieves

Nama Dried Cassava sendiri sebenarnya tercipta tidak sengaja ketika mereka harus mengikuti satu pertunjukan besar dan itu mengharuskan mereka harus menentukan nama Band mereka. Nandie yang ketika itu secara acak mencari di kamus bahasa inggris menemukan dua kata yaitu Dried dan Cassava yang berarti “gaplek”, Nandie dan personel yang lain beranggapan bahwa arti galpek di kamus tersebut adalah kartu domino, ternyata setelah pertunjukan selesai mereka baru menyadari kalau gaplek yang merupkan arti kata Dried Cassava itu bukanlah kartu domino melainkan singkong kering yang merupkan salah satu makanan tradisional yang berasal dari singkong yang dikeringkan.


Berikut beberapa foto yang saya abadikan selama Dried Cassava tampil di acara Kampoeng Jazz yang bertempat di UNPAD Bandung. 












Monday, March 13, 2017

KAMPOENG JAZZ BERSAMA SLANK

Siapa yang tidak kenal SLANK....!!!!!!
SLANK merupakan salah satu band legendaris indonesia yang dibentuk tahun 1983. Sempat mengalami gonta ganti personel, saat ini SLANK beranggotakan Kaka (Vokal), Bimbim (Drum), Ivan (bass), Ridho (Gitar), Abdie (Gitar).
SLANK merupakan salah satu Band yang turut meramaikan International Kampoeng Jazz yang diadakan oleh Fakultas hukum UNPAD Bandung. Slank tampil tanpa Abdie di acara ini.
Sebagai orang yang mengidolakan SLANK, saya pun sangat menikmati setiap lagu yang dibawakan pada waktu itu. Selain mengidolakan SLANK, saya pun sangat suka dengan dunia fotografi sehingga saya tidak membuang kesempatan juga untuk mengabadikan moment yang menurut saya sangat berharga ini.
Suara merdu dan aksi panggung Kaka Slank bisa dibilang merupakan salah satu aksi panggung dari salah seorang vokalis band yang sangat kharismatik, Ridho sang gitaris yang sangat all out meski tanpa Abdie, serta Ivan, dan Bimbim dengan style-nya masing-masing yang tentunya sangat menghibur pada waktu itu. Dalam durasi manggung sekitar satu jam ini, SLANK menyuguhkan beberapa lagu-lagu hitsnya untuk semua Slankers yang datang seperti "I miss you but I hate you", "Terlalu Manis", "Mawar Merah", "Tong Kosong", "Balikin" dan masih banyak lagi hingga lagu penutup diakhiri dengan “Kamu harus pulang”
SLANK yang tampil sebagai secret guest star di penghujung acara sangat mengibur semua penonton yang datang. Terlihat sekali setelah selesai Band Copland dari Amerika selesai tampil, para slankers yang dari tadi menunggu kehadiran Slank pun bergerak menuju ke pagar dekat panggung sambil membawa benderanya masing-masing, ada yang dari bandung, cimahi, padalarang, cicalengka, dan garut. Kaka dan personel band yang lainnya terlihat sangat bersemangat menghibur para slankers yang datang meskipun sudah lebih dari jam 12 malam.
International Kampoeng Jazz adalah acara tahunan yang diadakan oleh Fakultas Hukum UNPAD Bandung. Acara ini sudah sangatlah harum namanya di blantika musik tanah air bahkan sampai ke luar negeri. Artis dan musisi yang mengisi acara ini pun merupakan artis dan musisi ternama dari dalam negeri maupun dari luar negeri. Buat saya pribadi sebagai pencinta fotografi, saya bisa menikmati alunan musik sekaligus memotret. Saya merasa sangat antusias karena bisa mendapatkan foto-foto indah dengan tata cahaya yang sangat memukau. 
Berikut beberapa foto yang saya abadikan ditengah kemeriahan penampilan Slank di International kampoeng Jazz 2016.

Friday, March 10, 2017

KAMPOENG JAZZ BERSAMA MALIQ & D'ESSENTIALS

Hallo pencinta Kampoeng Jazz….!!!!
International Kampoeng Jazz adalah acara tahunan yang diadakan oleh Fakultas Hukum UNPAD Bandung. Acara ini sudah sangatlah harum namanya di blantika musik tanah air bahkan sampai ke luar negeri. Artis dan musisi yang mengisi acara ini pun merupakan artis dan musisi ternama dari dalam negeri maupun dari luar negeri. Buat saya pribadi sebagai pencinta fotografi, saya bisa menikmati alunan musik sekaligus memotret. Saya merasa sangat antusias karena bisa mendapatkan foto-foto indah dengan tata cahaya yang sangat memukau.
Setelah sebelumnya sudah sempat saya share beberapa artis dan band yang sempat mengisi acara di Kampoeng Jazz, kali ini saya ingin bercerita sedikit tentang salah satu band yang sedang digandrungi anak muda saat ini yaitu Maliq & D’Essentials. Group Band yang beranggotakan enam orang ini tampil sangat memukau dan membius ratusan penonton yang menyaksikan acara Kampoeng Jazz waktu itu. Beberapa lagu hits mereka pun disuguhkan untuk menghibur para pencinta kampoeng jazz yang datang seperti Himalaya, semesta, terdiam, pilihanku, sampai kapan dan banyak lagi.  
Ini adalah kali kedua saya mendapat kesempatan memotret Maliq& D’Essentials setelah sebelumnya di acara Drive “N Jive Coustic yang diadakan oleh I-Radio Bandung dan Hard Rock FM Bandung yang bertempat di Hotel Sheraton Bandung.
Berikut saya share beberapa foto yang saya abadikan selama Maliq & D’Essential tampil di acara Kampoeng Jazz.

Salam Jepret!!!!!!