Showing posts with label STAGE PHOTO. Show all posts
Showing posts with label STAGE PHOTO. Show all posts

Sunday, April 23, 2017

PAGELARAN TARIAN OLEH KELOMPOK ANAK RAKYAT BANDUNG (LOKRA) DI GEDUNG INDONESIA MENGGUGAT, BANDUNG

PAGELARAN TARIAN OLEH KELOMPOK ANAK RAKYAT BANDUNG (LOKRA) DI GEDUNG INDONESIA MENGGUGAT, BANDUNG
Kelompok Anak Rakyat atau LOKRA merupakan komunitas non profit yang bergerak di bidang seni, sejarah, dan budaya Indonesia. LOKRA berdiri di Bandung pada 15 Januari 2014 dengan visi kritis dan menyalurkan kreatifitas melalui media seni dalam bidang sejarah dan budaya untuk seluruh masyarakat, sedangkan misinya yaitu membangkitkan sejarah dan budaya melalui kegiatan yang bersifat rekreatif edukatif dengan melakukan pertunjukan seni di situs-situs sejarah dan budaya indonesia yang masih ada agar mudah dicerna dan diingat.

Wednesday, April 5, 2017

KICKFEST BERSAMA ROCK 'N ROLL MAFIA

KickFest merupakan acara rutin yang di gelar di kota Bandung setiap tahun. Event ini berawal dari satu komunitas anak-anak muda yang tergabung dalam “Kreative Independent Clothing Kommunity (KICK)” yang berambisi untuk meningkatkan kreatifitas anak muda khususnya dalam bidang clothing yang bemula pada tahun 2006 dimana mereka bekerjasama dengan kementrian perindustrian.

Puncaknya pada Tahun 2013 ini KickFest di gelar di bandung dan Malang. Tahun ini saya dan teman-teman meluangkan waktu untuk berkunjung ke Kickfest2013 di bandung jalan Dipatiukur. Sesampainya di lokasi, saya melihat begitu besar antusias warga bandung khususnya anak-anak muda yang ingin mengunjungi acara tersebut. Dengan harga 1 tiket Rp.15.000,00 anda bisa sepuasnya memilih Clothing sesuka hati anda dengan berbagai tawaran diskon yang menarik di stand-stand yang tersedia . Berbagai merek clothing/distro yang tersedia disana antaranya Flashy, Inspired, Slackers, God.Inc, UNKL347, Ouval, Screamous, Arena, Barbel, Starcross, D'Loops, Badger, Evil, Wadezig!, Rown, NLS, dan Blankwear, FlatLand,Linoleum, Bloods, RSCH dan masih banyak lagi. Selain brand-brand lokal cloting yang berkualitas, para pengunjung di manjakan dengan adanya live music di 3 panggung besar yang tersebar di 3 titik area KickFest. Pada hari pertama pembukaan tepatnya pukul 19.00 saya dibuat terpukau dengan aksi band KOIL yang langsung membuat para pengunjung disana menjadi semakin semangat pada malam itu, selain KOIL ada juga Band lain yang ikut memeriahkan acara tersebut yaitu Rock ‘N Roll Mafia.

Rock ‘N Roll Mafia merupakan band asal kota Bandung yang beranggotakan empat orang personel yaitu Hendra, Ekky, Adit, dan Bueno Jurnalis. Ketika mendengar nama band ini mungkin ekspektasi sebagian orang yang belum mengenalnya adalah sebuah band dengan aliran full rock ‘n roll, ternyata Rock ‘n Roll Mafia (RNRM) lebih cenderung mengaransemen musiknya ke elektro pop.

Dalam karir bermusiknya, RNRM sudah merilis dua album. Album pertama mereka bertajuk “RNRM” pada tahun 2002 yang mengusung musik campuran seperti elektronik, dance music dan avant pop. Karena kesibukan masing-masing personel, RNRM baru meliris album kedua mereka pada tahun 2007 yang bertajuk “Outbox”  Dalam album kedua ini RNRM mengajak Kanya Satwika untuk mengisi posisi vokal. Setelah cukup sering bermusik dan tampil di berbagai event, RNRM memutuskan untuk menambah additional player untuk  mewarnai musik mereka. Akhirnya enam additional player pun bergabung dengan RNRM yang mengisi posisi gitar, drum, bass, DJ set, mc dan bits. Seiring bertambahnya additional player RNRM, nama bandnya pun dirubah menjadi La Famiglia RNRM.

Di tahun 2012, RNRM mengeluarkan single yang diberi judul Play dan Pathetic Wave ayng merupakan single di album ketiga mereka.
Berikut beberapa foto Rock ‘N Roll Mafia yang saya abadikan pada saat acara Kickfest Bandung.
KICKFEST BERSAMA ROCK 'N ROLL MAFIA

KICKFEST BERSAMA ROCK 'N ROLL MAFIA

KICKFEST BERSAMA ROCK 'N ROLL MAFIA

KICKFEST BERSAMA ROCK 'N ROLL MAFIA

KICKFEST BERSAMA ROCK 'N ROLL MAFIA

KICKFEST BERSAMA ROCK 'N ROLL MAFIA

KICKFEST BERSAMA ROCK 'N ROLL MAFIA

KICKFEST BERSAMA ROCK 'N ROLL MAFIA

KICKFEST BERSAMA ROCK 'N ROLL MAFIA

Friday, March 31, 2017

KESEBELASAN - KEMERIAHAN ACARA ULANG TAHUN I-RADIO BANDUNG KE SEBELAS

I-Radio merupakan salah satu dari beberapa stasiun radio Indonesia di bawah naungan PT. Mugi Rekso Abadi (MRA). Pada awalnya I-Radio mengudara di Jakarta (89.6 FM), setelah sekitar lima tahun mengudara lahirlah I-Radio Bandung sebagai generasi penerus dengan frekuensi 105.1 FM.

I-Radio Bandung sendiri resmi diperkenalkan ke publik pada 28 Maret 2006 dengan slogan 100% musik Indonesia. Dari slogannya sendiri, kita bisa langsung menafsirkan bahwa I-Radio Bandung mengusung misi tersendiri yaitu hanya memutarkan lagu-lagu dari dalam negeri sendiri.

Tepat di tanggal 28 Maret 2017 yang lalu, I-Radio Bandung berulang tahun yang ke sebelas, namun perayaan hari ulang tahun ini di adakan oleh pihak I-Radio bandung keesokan harinya ditanggal 29 Maret 2017. Acara dimulai sejak pagi sekitar jam 09.00 di kantor I-Radio yang bertempat di Jl. W. R. Supratman no 1, Bandung yang di meriahkan oleh ST 12, Virzha, dan Ecoutez. Kemeriahan acara ulang tahun I-Radio yang bertemakan KESEBELASAN ini kemudian dilanjutkan di Gedung Bandung Electronic Center 2 (BEC). Acara yang dimulai sejak jam 2 siang ini menampilan beberapa artis dan musisi kondang tanah air seperti Restina, Nania, Mikha Tambayong, Rio Febrian, dan Rocket Rockers. Di penghujung acara para I-Listeners (sapaan untuk semua pendengar setia I-Radio) dan  penonton yang menyaksikan dihibur oleh penampilan dari Tria dan kawan-kawan dari The Changcuters.

Selamat ulang tahun yang ke sebelas I-Radio Bandung, semoga tambah sukses kedepannya.

Ulang tahun I-Radio Bandung ke-11 #kesebelasan #100persenmusikindonesia

Restina di Ulangtahun I-Radio Bandung ke-11 #kesebelasan #100persenmusikindonesia

Nania di Ulang tahun I-Radio Bandung ke-11 #kesebelasan #100persenmusikindonesia

Nania di Ulang tahun I-Radio ke-11 #kesebelasan #100persenmusikindonesia

Mikha Tambayong di Ulang tahun I-Radio Bandung ke-11 #kesebelasan #100persenmusikindonesia

Mikha Tambayong di Ulang tahun I-Radio Bandung ke-11 #kesebelasan #100persenmusikindonesia

Rio Febrian di Ulang tahun I-Radio Bandung ke-11 #kesebelasan #100persenmusikindonesia

Rio Febrian di Ulang tahun I-Radio Bandung ke-11 #kesebelasan #100persenmusikindonesia

Rocket Rockers di Ulang tahun I-Radio Bandung ke-11 #kesebelasan #100persenmusikindonesia

Rocket Rockers di Ulang tahun I-Radio Bandung ke-11 #kesebelasan #100persenmusikindonesia

Rocket Rockers di Ulang tahun I-Radio Bandung ke-11 #kesebelasan #100persenmusikindonesia

The Changcuters di Ulang tahun I-Radio Bandung ke-11 #kesebelasan #100persenmusikindonesia

The Changcuters di Ulang tahun I-Radio Bandung ke-11 #kesebelasan #100persenmusikindonesia

The Changcuters di Ulang tahun I-Radio Bandung ke-11 #kesebelasan #100persenmusikindonesia

Ulang tahun I-Radio Bandung ke-11 #kesebelasan #100persenmusikindonesia



Tuesday, March 28, 2017

KICKFEST BERSAMA KOIL BAND

KickFest merupakan acara rutin yang di gelar di kota Bandung setiap tahun. Event ini berawal dari satu komunitas anak-anak muda yang tergabung dalam “Kreative Independent Clothing Kommunity (KICK)” yang berambisi untuk meningkatkan kreatifitas anak muda khususnya dalam bidang clothing yang bemula pada tahun 2006 dimana mereka bekerjasama dengan kementrian perindustrian.

Puncaknya pada Tahun 2013 ini KickFest di gelar di bandung dan Malang. Tahun ini saya dan teman-teman meluangkan waktu untuk berkunjung ke Kickfest2013 di bandung jalan Dipatiukur. Sesampainya di lokasi, saya melihat begitu besar antusias warga bandung khususnya anak-anak muda yang ingin mengunjungi acara tersebut. Dengan harga 1 tiket Rp.15.000,00 anda bisa sepuasnya memilih Clothing sesuka hati anda dengan berbagai tawaran diskon yang menarik di stand-stand yang tersedia . Berbagai merek clothing/distro yang tersedia disana antaranya Flashy, Inspired, Slackers, God.Inc, UNKL347, Ouval, Screamous, Arena, Barbel, Starcross, D'Loops, Badger, Evil, Wadezig!, Rown, NLS, dan Blankwear, FlatLand,Linoleum, Bloods, RSCH dan masih banyak lagi. Selain brand-brand lokal cloting yang berkualitas, para pengunjung di manjakan dengan adanya live music di 3 panggung besar yang tersebar di 3 titik area KickFest. Pada hari pertama pembukaan tepatnya pukul 19.00 saya dibuat terpukau dengan aksi band KOIL yang langsung membuat para pengunjung disana menjadi semakin semangat pada malam itu
KOIL BAND adalah salah satu band rock yang berasal dari kota Bandung. Band ini berdiri pada tahun 1993 di Bandung dengan formasi awal Raden Mas Julius Aryo Verdijantoro atau yang lebih akrab disapa Otong (vokal), Raden Mas Donnijantoro (Gitar), Ibrahim Nasution (Gitar/Bass), Leon Ray Legoh (Drum). Salah satu Band yang sangat idealis ini memutuskan untuk membuat dan membawakan lagu ciptaan sendiri dimana merupakan hal yang tidak lazim pada masa itu karena kebanyakan band kebanyakan band masih sering membawakan lagu orang lain.
Koil sempat mengalami gonta ganti personil, pada tahun 2007 Fransiskus Xaverius Adam Joswara bergabung bersama Koil sebagai pemain bass. Di tahun 2009 memutuskan untuk keluar dari Koil.
Dalam perjalanan karirnya, Koil sudah meneluarkan empat album
§  KOIL (1996)
§  MEGALOBLAST (2001)
§  BLACKLIGHT SHINEs ON (2007)
§  BLACKLIGHT (2010)
Selain keempat album ini, Koil juga merilis beberapa single
§  Dengekeun Aing (1997)
§  Kesepian ini Abadi (1999)
§  Dosa (2000)
§  Untuk Kemenangan Kami (2002)
§  Hiburan Ringan part I & II (2005)
§  Breath with me (2006)
§  Kenyataan Dalam Dunia Fantasi (2008)
§  Suaramu Merdu (2008)
§  Likantropi Diri (2008)
§  Aku Rindu (2010)
Penampilan Koil diatas panggung sangatlah terkonsep, hal ini terlihat dari pemilihan kostum yang didominasi oleh warna hitam, aksesoris metal dan sepatu bot tinggi. Salah satu hal yang selalu ditunggu-tunggu para penggemar setia Koil adalah diakhir sebuah konser, Otong sering kali mengancurkan sebuah gitar diatas panggung, atau jikapun tidak dihancurkan gitar itu akan diberikan kepada salah satu penonton pilihan Otong seperti pada acara Kickfest Bandung yang diadakan di Monumen perjuangan Dipatiukur. Acara ini dimeriahkan banyak sekali band termasuk Koil, sebelum mengakhiri penampilannya Otong menanyakan ke penonton yang berulangtahun di hari itu untuk naik ke atas panggung, dan setelah di cek KTP dan memang benar hari itu adalah hari ulang tahunnya, maka Otong pun langsung memberikan gitar Flying-V sebagai hadiahnya.
Berikut beberapa foto Koil yang saya abadikan pada saat acara Kickfest Bandung.





Monday, March 20, 2017

KAMPOENG JAZZ BERSAMA G-PLUCK BEATLES

Hallo pencinta Kampoeng Jazz….!!!!
International Kampoeng Jazz adalah acara tahunan yang diadakan oleh Fakultas Hukum UNPAD Bandung. Acara ini sudah sangatlah harum namanya di blantika musik tanah air bahkan sampai ke luar negeri. Artis dan musisi yang mengisi acara ini pun merupakan artis dan musisi ternama dari dalam negeri maupun dari luar negeri. Buat saya pribadi sebagai pencinta fotografi, saya bisa menikmati alunan musik sekaligus memotret. Saya merasa sangat antusias karena bisa mendapatkan foto-foto indah dengan tata cahaya yang sangat memukau.
Setelah sebelumnya sudah sempat saya share beberapa artis dan band yang sempat mengisi acara di Kampoeng Jazz, kali ini saya ingin bercerita sedikit tentang salah satu bandnya yang meng-cover lagu-lagu band legendaris The Beatles yaitu G-Pluck Beatles.

Kata G-Pluck sendiri berarti “G” Genuine yang berarti asli atau tulus, dan “Pluck” sendiri berarti sifat menunjukkan keberanian dan tekad. G-Pluck Beatles bermula dari empat personel yang waktu itu sudah memiliki band masing-masing yang mebawakan lagu-lagu The Beatles. Awal pertemuan keempat personel ini sekitar tahun 1995 dan akhirnya terbentuk band G-Pluck Beatles pada tahun 2001 dengan formasi Awan Garnida (bass), Wawan (gitar), Adnan Sigit (gitar), dan Beni Pratama (drum) serta dua additional player yaitu Ramundo Gascaro dan Tompak (keyboard)


G-Pluck, memang band yang selalu tampil membawakan lagu-lagu The Beatles, tetapi ada hal yang membedakan G-Pluck dengan band "cover" The Beatles lain. G-Pluck menggunakan seluruh barang-barang asli milik para penggawa The Beatles. Mulai dari sepatu, kaos, baju, amplifier, gitar, drum, dan bass.


Tentu bukan hal mudah untuk memburu barang-barang milik sang legenda. mereka memang seperti kena 'kutukan' untuk bisa mendapatkan barang-barang Beatles. Saat G-Pluck punya sekitar 40 alat musik yang sama seperti Beatles yang lengkap dari era moptop sampai Abbey Road. Untuk mendapatkan barang-barang itu bukan hal yang murah, lagi mudah. Kalau punya banyak uang, belum tentu barangnya ada. Kalau barangnya ada belum tentu uangnya ada. Harga yang harus ditebus untuk sebuah alat musik Beatles mulai dari rentang Rp75 juta hingga ratusan juta rupiah. Salah satu koleksi mahal yang dimiliki Awan adalah drum merk Ludwig yang serupa seperti milik Ringo Starr. Karena beberapa alat musik milik Beatles tidak dijual secara resmi di Indonesia, untuk merawat gitar-gitar merk Hofner,  Gretsch, atau Rickenbacker, Awan harus mengirimnya ke Eropa dan Amerika karena tidak dibuat sesuai iklim dan cuaca di Indonesia, jadi perawatannya khusus.
Soal kostum saat tampil, G-Pluck juga persis dengan Beatles. Kostum mereka didatangkan langsung dari Eropa dan Amerika. Dipesan langsung dari konveksi yang pernah membuat baju para personel Beatles, bahkan sampai kancingnya pun sama, ada beberapa baju Beatles yang menggunakan kancing dua berwarna emas dan dua berwarna perak.

Berikut beberapa foto G-Pluck Beatles saat tampil di acara International Kampoeng Jazz.














Artis dan Musisi Lain yang pernah mengisi acara kampoeng Jazz di UNPAD Bandung 

Sunday, March 19, 2017

KAMPOENG JAZZ BERSAMA KAHITNA

Hallo pencinta Kampoeng Jazz….!!!!
International Kampoeng Jazz adalah acara tahunan yang diadakan oleh Fakultas Hukum UNPAD Bandung. Acara ini sudah sangatlah harum namanya di blantika musik tanah air bahkan sampai ke luar negeri. Artis dan musisi yang mengisi acara ini pun merupakan artis dan musisi ternama dari dalam negeri maupun dari luar negeri. Buat saya pribadi sebagai pencinta fotografi, saya bisa menikmati alunan musik sekaligus memotret. Saya merasa sangat antusias karena bisa mendapatkan foto-foto indah dengan tata cahaya yang sangat memukau.
Setelah sebelumnya sudah sempat saya share beberapa artis dan band yang sempat mengisi acara di Kampoeng Jazz, kali ini saya ingin bercerita sedikit tentang salah satu bandnya yang juga mengisi acara di Kampoeng Jazz yaitu Kahitna.
Kahitna adalah sebuah band yang berasal dari kota Bandung yang dibentuk pada tanggal 24 Juni 1986. Group band yang dimotori oleh Yovie Widianto ini kerap mengusung tema cinta dalam setiap lagunya. Group band ini terbilang mempunyai kekuatan pada aransemen musiknya yang terbilang orosinil dengan memadukan beberapa unsur musik seperti jazz, pop, fusion, latin, dan bahkan etnik.

Kahitna Band beranggotakan Sembilan personel
  • ·         Hedi Yunus (vocal)
  • ·         Carlo Saba (vocal)
  • ·         Mario Ginanjar (vocal)
  • ·         Yovie Widianto (piano)
  • ·         Dody IS (bass)
  • ·         Harry Suhardiman (percussion)
  • ·         Budiana (drum)
  • ·         Andrie Bayuadjie (gitar)
  • ·         Bambang Purwono (keyboard)

Dalam karir bermusiknya, Kahitna sudah beberapa kali mengeluarkan album
  • ·         Cerita Cinta (1994)
  • ·         Cantik (1996)
  • ·         Sampai Nanti (1998)
  • ·         Permaisuriku (2000)
  • ·         Cinta Sudah Lewat (2003)
  • ·         Soulmatate (2006)
  • ·         Lebih Dari Sekedar Cantik (2010)
  • ·         Rahasia Cinta (2016)
  • ·         Album Kompilasi “The Best of Kahitna” (2002)
  • ·         Album Kompilasi “Cerita Cinta 25 Tahun Kahitna” (2011)

Berikut saya share beberapa foto Kahitna sewaktu tampil di acara Kampoeng Jazz di Kampus UNPAD Bandung.










Saturday, March 18, 2017

KAMPOENG JAZZ BERSAMA BEBEN JAZZ & FRIENDS

Hallo pencinta Kampoeng Jazz….!!!!
International Kampoeng Jazz adalah acara tahunan yang diadakan oleh Fakultas Hukum UNPAD Bandung. Acara ini sudah sangatlah harum namanya di blantika musik tanah air bahkan sampai ke luar negeri. Artis dan musisi yang mengisi acara ini pun merupakan artis dan musisi ternama dari dalam negeri maupun dari luar negeri. Buat saya pribadi sebagai pencinta fotografi, saya bisa menikmati alunan musik sekaligus memotret. Saya merasa sangat antusias karena bisa mendapatkan foto-foto indah dengan tata cahaya yang sangat memukau.
Setelah sebelumnya sudah sempat saya share beberapa artis dan band yang sempat mengisi acara di Kampoeng Jazz, kali ini saya ingin bercerita sedikit tentang salah seorang aktifis jazz Indonesia bersama bandnya yang juga mengisi acara di Kampoeng Jazz yaitu Beben Jazz & Friends.

Beben Supendi Mulyana atau yang lebih akrab di sapa Beben Jazz lahir di Jakarta 2 Februari 1967. Beben Jazz merupakan seorang aktifis jazz sekaligus penyanyi dan gitaris jazz yang merupakan pendiri Komunitas Jazz Kemayoran atau KJK. Keseriusan dalam dunia jazz terlihat ketika seorang Beben memutuskan untuk berhenti dari pekerjaannya sebagai karyawan di salah satu bank swasta dan focus di dunia jazz. Total dalam dunia jazz bukan berarti seorang Beben Jazz berhenti belajar dari orang-orang yang dianggap senior di bidang jazz. Beben pernah belajar dengan Oele Pattiselano yang merupakan seorang gitaris swing ternama Indonesia, sempat menimba ilmu di gitar klasik di Vidi Vici Jakarta, mengikuti workshop gitaris internasional seperti Mike Stern, Frank Gambele, Katzumi Watanabe.

Selain mendirikan KJK, Beben juga membentuk sebuah event organizer “Beben Jazz Management” dimana Beben Jazz mengelola dan menghimpun para group dan pencinta jazz tanah air agar semakin matang dan tak jarang group-group band ini tampil di event-event jazz tanah air. Bukan Beben Jazz namanya kalau tidak berinovasi di musik jazz, Beben juga menjabat sebagai pemimpin redaksi sebuah majalah musik “Sound Up”, sebagai nara sumber di Trijaya FM yang membahasa mengenai musik jazz, sampai menjadi dosen di Universitas pelita harapan di fakultas seni.

Ditengah kesibukan yang bisa dibilang super padat, Beben Jazz juga sering mengadakan seminar atau workshop yang bertajuk jazz dimana Beben Jazz selalu berbagi pengalamannya dengan para pencinta jazz tanah air.

Selain sebagai pembicara di seminar yang diadakannya, Beben bersama group bandnya “Beben Jazz & Friends” selalu tampil di event-event jazz Indonesia seperti Java Jazz, Jak Jazz, Bali Jazz Festival, Jazz goes to Campus, Pasar jazz GKJ, termasuk International Kampoeng jazz yang diadakan oleh Fakultas Hukum UNPAD Bandung.


Keramahan dan suka berbagi cerita terlihat ketika saya berkesempatan betemu langsung dan ngobrol dengan Beben Jazz yang sewaktu menghadiri press conference acara International Kampoeng jazz di Ball room hotel Sheraton Bandung. Saya pun sempat berfoto bersama dan mengabadikan beberpa foto ketika Beben Jazz & Friends tampil di acara International kampoeng jazz yang bertempat di kampus UNPAD Bandung.